Loading...

Target Akreditasi Prodi Unggul, Pascasarjana UIN Surakarta Matangkan Strategi Lewat Sinkronisasi Program dengan Stakeholder

Diterbitkan pada
13 Mei 2026 11:28 WIB

Baca

PascasarjanaNews – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Program dengan Stakeholder selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 11–13 Mei 2026, bertempat di Hotel Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Ketua Gugus Kendali Mutu, serta seluruh tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta. Sejumlah akademisi dari UIN Salatiga juga turut diundang sebagai perwakilan stakeholder dalam forum ini.

Direktur Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Islah, M.Ag., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan kehadiran para peserta, serta apresiasi kepada jajaran pimpinan rektorat dan narasumber yang hadir.

"Terima kasih atas kehadiran Wakil Rektor I, Kepala Biro, dan narasumber yang telah meluangkan waktu. Mohon doanya agar dua prodi kita, S2 Hukum Ekonomi Syariah dan S3 Manajemen Pendidikan Islam, dapat meraih akreditasi unggul di tahun ini," ujar Prof. Islah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan salam dari Rektor kepada seluruh peserta. Beliau berharap hasil dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Pascasarjana.

"Acara ini sangat penting. Kami sangat mengapresiasi dedikasi seluruh peserta," ujar Prof. Zainul Abas.

Beliau menyampaikan pesan Rektor terkait panduan tugas akhir yang harus disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, serta Keputusan Rektor Nomor 556 Tahun 2026 tentang Panduan Tugas Akhir UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun Anggaran 2026. Dalam ketentuan baru tersebut, dimana dalam salah satu pasalnya adalah syarat kelulusan mahasiswa jenjang S2 dengan masa studi 4 semester aktif, sedangkan jenjang S3 dengan 6 semester aktif.

Dr. H. Musta'in Ahmad, S.H., M.H., selaku Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Surakarta, hadir dalam forum besar ini dan memberikan arahan bertajuk "Birokrasi Unggul untuk UIN Raden Mas Said Unggul".

Ia menyampaikan rasa bangga terkait pencapaian satuan kerja UIN Surakarta yang telah memiliki status Badan Layanan Umum (BLU). "Apa yang bisa kita lakukan sebagai tenaga kependidikan? Bapak Rektor telah menyampaikan kepada saya bagaimana kita bisa mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sebuah predikat yang diberikan kepada instansi yang mampu mereformasi birokrasi, khususnya dalam aspek untuk pencegahan korupsi serta peningkatan kualitas pelayanan publik" jelasnya.

Dr. Musta'in berharap terjadi perubahan tata kelola dan pelayanan yang berdampak nyata. "Reformasi birokrasi harus berdampak. Kita butuh nilai-nilai yang kita gunakan untuk menyemangati perubahan yang kita inginkan," tegasnya.

Dalam forum ini hadir narasumber utama, Direktur Pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag., yang menyampaikan materi teknis tentang beberapa prinsip dalam panduan akademik serta pedoman penulisan tesis dan disertasi.

Prof. Muhyar menjelaskan bahwa kompetensi lulusan S2 adalah mengembangkan ilmu, sedangkan kompetensi S3 adalah menciptakan dan memproduksi ilmu. "Mendidik pola pikir adalah hal yang paling sulit. Konstitusi memerintahkan kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.

Beliau juga menegaskan pentingnya standar minimal tesis dan disertasi yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membahas dua agenda penting. Pertama, pembahasan borang akreditasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan S2 Hukum Ekonomi Syariah (HES) yang pada tahun ini akan menjalani asesmen lapangan. Diharapkan dengan persiapan dan kelengkapan borang yang tepat dapat membuahkan hasil akreditasi unggul.

Kedua, pembahasan teknis buku panduan akademik serta pedoman penulisan tesis dan disertasi bagi mahasiswa Pascasarjana Surakarta yang disesuaikan dengan ketentuan terbaru.

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu, pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja antara para Ketua Program Studi dengan Direktur Pascasarjana UIN Surakarta di tahun 2026. Para Kaprodi diberikan forum untuk memaparkan rencana program, capaian, dan aneka masalah, serta cara penyelesaiannya demi meningkatkan pelayanan kepada para mahasiswa. Penandatanganan ini menjadi simbol tanggung jawab bersama dalam mencapai target akademik dan pengelolaan program studi yang unggul.

Kegiatan berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan. Sinkronisasi program ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola, mutu akademik, dan layanan birokrasi di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta. (faa)