Loading...

Pascasarjana UIN Surakarta Sukses Gelar Simposium Nasional Pemikiran KH Ahmad Rifa’i an Pameran Manuskrip Kitab Tarajumah

Diterbitkan pada
13 Juli 2026 14:20 WIB

Baca

PascasarjanaNews – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI) sukses menyelenggarakan Simposium Nasional Pemikiran KH Ahmad Rifa’i dan Pameran Manuskrip Kitab Tarajumah pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Pemikiran KH Ahmad Rifa’i dan Relevansinya bagi Islam Kontemporer di Nusantara” ini berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Raden Mas Said dan dihadiri 150 peserta.

Para peserta berasal dari berbagai kalangan, meliputi perwakilan Jam’iyyah Rifa’iyah, akademisi, serta mahasiswa Pascasarjana UIN Surakarta. Turut hadir para pimpinan organisasi Rifa’iyah dari berbagai kota di Indonesia, termasuk Dewan Syuro Pimpinan Pusat Rifa’iyah, Pimpinan Pusat Ummahatur Rifa’iyah, Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah, dan Pimpinan Pusat Himpunan Mar’ah Rifa’iyah (HIMMAH).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ahmad Zahid Ali, ST menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang berkenan hadir. Ia menggarisbawahi bahwa KH Ahmad Rifa’i adalah ulama besar, pendidik, dan sekaligus penulis lebih dari 55 kitab tarajumah, yang beberapa naskahnya bahkan disimpan di Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda. “Harapannya, simposium ini menjadi milestones bagi pengkajian pemikiran Rifa’iyah melalui tesis dan disertasi mahasiswa pascasarjana,” ujarnya.

Abdul Kholiq, M.Pd., Al Hafidz, Ketua Umum PP AMRI yang saat ini sedang menempuh studi doktor di Pascasarjana UIN Surakarta, memberikan apresiasi khusus kepada Prof. Dr. Islah, M.Ag selaku Direktur Pascasarjana sekaligus promotor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. "Alhamdulillah acara ini dihadiri oleh para pimpinan dan jam'iyyah Rifa'iyyah dari berbagai daerah seperti Manado, Jakarta, Yogyakarta, Soloraya, daerah Pantura, hingga Wonosobo", ujarnya. 

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., yang bergabung via Zoom Meeting, membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi secara khusus kepada Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A. selaku Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara sebagai pionir kajian kitab KH Ahmad Rifa’i. Prof. Toto juga mendorong mahasiswa S2 dan S3 di Pascasarjana UIN Surakarta terkhusus Prodi Studi Islam untuk meneliti pemikiran ulama besar tersebut, termasuk melalui pendekatan interdisipliner seperti sains dan lingkungan. "Sebagian besar penelitian saat ini masih terfokus pada aspek humaniora seperti fiqh, teologi, dan pendidikan. Belum ditemukan kajian yang menghubungkan pemikiran beliau dengan isu-isu kontemporer non-agama, seperti etika lingkungan (ekoteologi) atau perspektif kesehatan yang mungkin tersirat dalam kitab-kitabnya", pungkas beliau.

Sesi selanjutnya Keynote speech yang disampaikan oleh Direktur Pascasarjana UIN Surakarta, Prof. Dr. Islah, M.Ag., yang membahas tentang “Tradisi Manuskrip Pegon dan Literasi Islam lokal”. “Literasi menjadi alat perlawanan di masa kolonial di masa dahulu. Kitab-kitab KH Ahmad Rifa'i menggunakan bahasa Jawa berbentuk syair sebagai jalan dakwah,” paparnya. Harapannya, simposium ini bisa menghidupkan kembali teks-teks karya Rifa’i sebagai ‘living text’ yang relevan hingga kini.

Acara dilanjutkan dengan Panel Simposium yang menghadirkan empat pembicara:

  • Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A. (Rektor UNISNU Jepara) dengan tema “KH. Ahmad Rifa’I dalam Genealogi Pemikiran Islam di Nusantara"
  • Dr. KH. Mukhlisin Muzarie, M.A. (Ketua Umum PP Rifa’iyah) dengan  tema “Perkembangan Dakwah dan Pendidikan Rifa’iyah Kontemporer”
  • KH. Muhammad Abidun, Lc. (Cendekiawan Muda Rifa’iyah) dengan tema “Pemikiran Keagamaan KH Ahmad Rifa’i dalam Kitab Tarajumah”
  • Abdul Kholiq, M.Pd., A.H. (Ketua Umum PP AMRI) dengan tema “Relevansi Gerakan Dakwah dan Pendidikan Rifa’iyah dalam Penguatan Islam Kontemporer di Nusantara”

Sesi panel dan diskusi ini dipandu oleh moderator Dr. Hamdan Maghribi, S.Th.I., M.Phil (Kaprodi S2 Studi Islam), dan diakhiri dengan perumusan hasil simposium. Kegiatan akan berlanjut hingga Selasa, 14 Juli 2026, dengan rangkaian pameran manuskrip kitab tarajumah yang terbuka untuk umum.(faa)