Loading...

Promosi Doktor ke - 78 Pascasarjana UIN Surakarta Kukuhkan Disertasi tentang Pendidikan Karakter Santri

Diterbitkan pada
12 Juni 2025 15:25 WIB

Baca

PascasarjanaNews- Kamis (12/06/2025), Program Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam. Kali ini, Sudrajat sebagai promovendus berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Manajemen Pendidikan Karakter sebagai Self Control Santri di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo”, di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para akademisi senior dan pakar pendidikan Islam.

Sidang terbuka ini digelar di Aula Lantai I Gedung A Pascasarjana Pakis, Klaten, dan dipimpin oleh Dr. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., selaku ketua sidang. Adapun dewan penguji terdiri dari:  Prof. Dr. Islah, M.Ag. (Promotor), Prof. Dr. M. Nur Ghufron, S.Ag., M.Si., Prof. Dr. H. Sujito, M.Pd., Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd., Dr. Hery Setiyatna, M.Pd., Dr. Muh. Fajar Shodiq, M.Ag. (Co-Promotor).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Islah, M.Ag. selaku promotor menyampaikan apresiasi atas pencapaian Sudrajat. Ia menegaskan bahwa proses penulisan disertasi ini bukanlah hal yang mudah:“Menulis disertasi ini tidak gampang, kalau tidak bisa wawancara dan dokumentasi, maka akan gagal. Ini bukan hanya kerja keras, tetapi juga kerja cerdas,” ungkap beliau. Ia juga mengingatkan, meski telah menyandang gelar doktor, sikap rendah hati tetap menjadi karakter yang harus dijaga. “Gelar akademik juga mencerminkan karakternya. Walaupun sudah doktor, tetaplah humble”, tandasnya.

Dalam penelitiannya, Dr. Sudrajat menyimpulkan bahwa pendidikan karakter di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki dimaknai sebagai upaya sistematis untuk menanamkan akhlak Islami, yang bertujuan mencetak santri dengan karakter Salimul Aqidah, Shahihul Ibadah, Matinul Khuluq, Musaqafal Fikri, Qawiyyul Jismi, Qadiran 'Alal Kasbi, Nafi’an Linafsihi wa Lighairihi, dan Mujahidan Lidinillah. Lebih lanjut, manajemen pendidikan karakter di pesantren tersebut dilakukan melalui proses manajerial yang meliputi: Perencanaan, yang terdiri dari identifikasi tujuan, penetapan target, serta perancangan strategi melalui integrasi kurikulum intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Pengorganisasian, melalui pembagian tugas di unit madrasah dan kepengasuhan serta penjadwalan aktivitas santri. Pelaksanaan, melalui program-program karakter yang menghasilkan 42 bentuk kendali diri (self-control) santri. Pengendalian, dilakukan baik selama proses maupun pada akhir kegiatan santri, sebagai bentuk evaluasi dan pembinaan berkelanjutan.

Dr. Sudrajat juga mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan manajemen pendidikan karakter terdiri dari faktor internal, seperti kompetensi guru, kurikulum, lingkungan pesantren, dan sarana prasarana; serta faktor eksternal, meliputi dukungan orang tua, masyarakat, kebijakan pemerintah, dan perkembangan teknologi.

Dengan pencapaian ini, Dr. Sudrajat resmi dikukuhkan sebagai Doktor ke-78 yang dilahirkan oleh Program Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta. Karya ilmiahnya tidak hanya memperkaya khasanah keilmuan di bidang Manajemen Pendidikan Islam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sistem pendidikan karakter di lingkungan pesantren, sebagai pilar penting dalam pembentukan generasi muda berakhlak mulia. (faa)