Loading...

Prof. Islah Gusmian Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan Ke-IV, Teguhkan Peran Akademisi dalam Membangun Peradaban NU

Diterbitkan pada
26 Juni 2026 11:13 WIB

Baca

Kudus – Direktur Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Islah Gusmian, M.Ag., menghadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan (MIP) Ke-IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PWNU Jawa Tengah pada 26–27 Juni 2026 di UIN Sunan Kudus. Kehadiran Prof. Islah merupakan bagian dari partisipasi aktif akademisi Nahdlatul Ulama dalam merumuskan arah pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat sipil, dan transformasi sosial di era digital.

Muktamar Ilmu Pengetahuan Ke-IV mengangkat berbagai isu strategis yang berkaitan dengan masa depan Nahdlatul Ulama sebagai masyarakat sipil keagamaan. Selain menghadirkan sesi khusus bertema "Kontribusi Ilmuwan terhadap Jam'iyyah dan Jamaah Nahdlatul Ulama", forum ini juga membahas peta jalan NU, transformasi sosial, masyarakat sipil digital, penguatan pesantren, hingga pendampingan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Menurut Prof. Islah Gusmian, Muktamar Ilmu Pengetahuan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan para ulama, akademisi, peneliti, dan intelektual NU dalam merumuskan kontribusi nyata ilmu pengetahuan bagi kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan.

"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya memproduksi pengetahuan, tetapi juga menghadirkannya sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Tradisi keilmuan NU yang berpijak pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan perlu terus diperkuat melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin," ungkapnya.

Sebagai Direktur Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Islah menilai forum ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat jejaring akademik antarperguruan tinggi, pesantren, dan lembaga-lembaga keilmuan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan ilmu pengetahuan tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi transformasi sosial dan pembangunan peradaban.

Keikutsertaan Prof. Islah Gusmian dalam Muktamar Ilmu Pengetahuan Ke-IV menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mendukung penguatan tradisi akademik, pengembangan riset keislaman, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap kemajuan Nahdlatul Ulama dan Indonesia.