Loading...

Pascasarjana UIN Surakarta Luncurkan Program Studi Doktor Studi Islam

Diterbitkan pada
1 Agustus 2025 15:55 WIB

Baca

 

PascasarjanaNews- Hari Jumat, 1 Agustus 2025 menjadi hari yang penuh berkah bagi seluruh civitas akademika Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Pasalnya, di hari ini telah resmi diluncurkan Program Studi Doktor Studi Islam yang menambah deretan Prodi yang eksis di Pascasarjana UIN Surakarta. Acara peluncuran Program Studi ini mengusung tema "Jalan Baru Kajian Islam di Indonesia : Digital Islam, Post Colonialism, dan Kenusantaraan" dimana Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. hadir langsung di Kampus Pascasarjana Pakis, Klaten. Sejumlah pejabat pimpinan universitas turut hadir menyambut kedatangan beliau mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Kabiro, Dekan dan Wakil Dekan, pimpinan Lembaga, pejabat fungsional, dosen hingga para tenaga kependidikan. Hadir pula para calon mahasiswa S3 Studi Islam yang siap untuk mendaftarkan dirinya untuk melanjutkan studi di Prodi baru ini. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Islah, M.Ag. selaku Direktur Pascasarjana UIN Surakarta menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Direktur Diktis Kemenag RI. "Terima kasih kepada Direktur Diktis dan Rektor yang telah mendampingi proses persiapan hingga SK S2 dan S3 Studi Islam tahun ini turun. Ini adalah pencapaian bersama". Beliau juga menggarisbawahi pentingnya prodi ini dengan menyatakan "Solo adalah episentrum kebudayaan Jawa dengan ribuan manuskrip belum tereksplorasi. Kajian geografis, kenusantaraan, dan digital Islam menjadi fokus utama. Jika tidak siap, kita akan gagap menghadapi turbulensi perubahan. Karena itu, riset di wilayah ini sangat krusial". 

Rektor UIN Surakarta Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. menyambut hangat kehadiran Prof. Sahiron. 
"Selamat datang di kampus UIN Surakarta, tempat kerja-kerja berdampak dilahirkan. Terima kasih atas dukungan Pak Direktur Diktis. Semoga prodi ini menjadi energi baru pengembangan kelembagaan UIN Surakarta."

Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menyampaikan "Selamat atas terbitnya SK penyelenggaraan prodi Doktor Studi Islam. Semoga memberi manfaat luas dan keberkahan". Beliau juga menekankan tentang hierarki keilmuan, kalau di jenjang S1 harus mampu mendeskripsikan data secara akurat, dan di jenjang S2 dalam tahap mengalisis data, maka di jenjang S3 harus melampaui deskripsi, yakni menganalisis data secara mendalam, menerjemahkan makna di balik data (critical analysis), mengkontekstualisasikan temuan dengan realitas. "Inilah standar yang akan menjadikan Doktor Studi Islam UIN Surakarta relevan di tingkat global," tegasnya.

Acara inti adalah penyerahan Surat KMA No. 470 Tahun 2025 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Doktor Studi Islam (pdf) oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. kepada Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. selaku Rektor dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan SK.

Dengan diluncurkannya Prodi Doktor Studi Islam ini, UIN Surakarta semakin memperkuat posisinya sebagai pusat kajian Islam yang progresif dan berbasis kearifan lokal, sejalan dengan visi Rektor yaitu "Glokalisasi".  (faa/Foto: HumasUINSurakarta)