
PascasarjanaNews- Pada hari Kamis, 15 Januari 2026, Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan pendampingan pengisian Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini bertujuan memandu para dosen dalam melengkapi laporan kerja melalui aplikasi SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi). Aplikasi ini merupakan program yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti sebagai sarana untuk dosen mengelola data portofolio, perubahan data dosen, dan proses yang terkait kepangkatan atau karir dosen serta Tridharma Perguruan Tinggi yaitu untuk pelaporan pengajaran, Penelitian dan pengabdian dosen.
Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, secara luring bertempat di Ruang Direktur Pascasarjana Kampus Pakis, Klaten, dan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Islah, M.Ag. menekankan pentingnya ketepatan waktu dan akurasi data dalam pengisian LBKD, mengingat laporan ini menjadi dasar utama dalam penilaian kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Surakarta, Fuad Muhammad Zein, M.Ud., turut menyampaikan arahan. Beliau menggarisbawahi target waktu penyelesaian yang sangat singkat. Harapannya, pengisian LBKD bisa segera selesai dikarenakan pada tanggal 19 Januari 2026 semua dosen ditargetkan telah menyelesaikan laporannya. Dengan demikian, jika ada revisi atau koreksi data, dapat segera diselesaikan tanpa menunggu waktu lama.


Sesi berikutnya yaitu pendampingan teknis langsung oleh Dr. Muhammad Nanang Qosim, M.Pd.I., selaku Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN Surakarta. Dalam sesi ini, beliau memaparkan langkah demi langkah pengisian LBKD pada aplikasi SISTER secara detail dan jelas. Para dosen yang hadir, baik luring maupun daring, terlihat sangat antusias. Hal ini terbukti dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, dengan banyaknya pertanyaan teknis seputar penginputan data penelitian, pengabdian masyarakat, dan penyesuaian kebijakan terbaru yang diajukan oleh para peserta.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pascasarjana dalam mendukung tugas pokok dosen sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan administrasi akademik yang terintegrasi dan akuntabel melalui sistem digital. Dengan pendampingan ini, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat proses pengisian, sehingga seluruh laporan dapat dikumpulkan tepat waktu dan siap untuk proses penilaian selanjutnya. (faa)