
PascasarjanaNews- Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menjalin kerja sama dengan MTsN 4 Boyolali melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyelenggaraan program pengembangan kompetensi bagi para pendidik, terkhusus bagi para guru madrasah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis (24/7/2025) di Kampus Pascasarjana UIN Surakarta, Pakis, Klaten.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Pascasarjana UIN Surakarta, Prof. Dr. Islah, M.Ag., dan Kepala MTsN 4 Boyolali, Drs. H. Ahmad Wahyudi, M.M. didampingi oleh sejumlah guru dari MTsN 4 Boyolali. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pendidik melalui pelatihan dan pengembangan keilmuan yang berkelanjutan.
Prof. Dr. Islah, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi penguatan kompetensi guru, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan program Pascasarjana UIN Surakarta kepada masyarakat pendidikan.
“Kami berharap, melalui program ini, semakin banyak guru dan tenaga pendidik yang tertarik untuk melanjutkan studi di Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperluas jaringan keilmuan,” ujar Prof. Islah.

Kolaborasi antara Pascasarjana UIN Surakarta dan MTsN 4 Boyolali ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan dunia pendidikan.
Rencananya, kegiatan pengembangan kompetensi guru akan dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 di Kampus Pascasarjana UIN Surakarta. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah sekaligus memperluas wawasan guru dalam bidang pendidikan Islam dan keilmuan kontemporer.
Dengan semangat kolaborasi, kedua institusi berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, baik dalam pengembangan SDM maupun inovasi pembelajaran. (faa)