
PascasarjanaNews- Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta kembali melahirkan doktor baru melalui sidang terbuka promosi doktor dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam yang digelar di Aula Lantai I Gedung A Pascasarjana Pakis, Klaten, pada hari ini, Senin (16/06/2025). Promovendus Akhmad Suhadak Solikin resmi menyandang gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Manajemen Pembelajaran Kelas Unggulan dalam Rangka Meningkatkan Branding Madrasah (Studi Kasus di MTsN 5 Rembang)”.
Dewan Penguji sidang terbuka promosi doktor dengan promovendus Akhmad Suhadak Solikin yaitu Dr. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., Prof. Dr. Islah, M.Ag. Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph.D., Prof. Dr. H. Sujito, M.Pd., Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd., Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. (Promotor), dan Prof. Dr. H. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag. (Co-Promotor). Sidang bertempat di aula lantai I Gedung A Pascasarjana Pakis, Klaten. Dr. Akhmad Suhadak Solikin ini menjadi Doktor ke- 79 yang telah dilahirkan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Dalam penelitiannya, Dr. Akhmad Suhadak Solikin mengkaji strategi pengelolaan kelas unggulan sebagai upaya meningkatkan citra madrasah di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat. “Madrasah tidak hanya dituntut untuk mempertahankan eksistensinya, tetapi juga harus membangun branding positif di masyarakat. Kelas unggulan menjadi salah satu bentuk diferensiasi layanan pendidikan yang efektif,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Abdul Matin bin Salman selaku Co-Promotor menyampaikan apresiasi atas kerja keras promovendus. “Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam meningkatkan kualitas madrasah melalui pendekatan branding yang efektif,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, termasuk pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, para kepala dan guru MAN dan MTs di Rembang, keluarga, kolega, dan rekan sejawat Dr. Akhmad Suhadak Solikin.
Dengan disahkannya promosi doktor ini, Dr. Akhmad Suhadak Solikin tercatat sebagai doktor ke-79 yang dilahirkan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta. Pencapaian ini semakin mempertegas kualitas Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mengukir prestasi dalam mencetak doktor-doktor baru dalam bidang pendidikan Islam. (faa)