
PascasarjanaNews- Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pimpinan PTKIN Se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon dengan tema “Penguatan Pondasi Transformasi Pendidikan Keagamaan untuk Meningkatkan Daya Saing Global”. Acara berlangsung di Hotel Java Heritage, Purwokerto, Jawa Tengah, pada tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2026.
Dalam forum bergengsi ini, Prof. Dr. Islah Gusmian, Direktur Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta, turut hadir sebagai salah satu peserta yang mewakili jajaran pimpinan PTKIN. Kehadiran beliau menegaskan komitmen UIN Surakarta dalam mendukung transformasi tata kelola pendidikan tinggi keagamaan Islam menuju standar global yang lebih kompetitif.
FGD ini diikuti oleh 117 peserta dari delapan PTKIN, meliputi rektor, wakil rektor, kepala biro, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga, hingga ketua Dharma Wanita Persatuan. Agenda kegiatan mencakup pemetaan isu strategis, sidang komisi, sidang pleno, hingga perumusan rekomendasi bersama yang diharapkan menjadi pijakan penting bagi penguatan daya saing PTKIN di era globalisasi.
Prof. Dr. Islah Gusmian menekankan pentingnya sinergi antar-PTKIN dalam menghadapi tantangan pendidikan keagamaan di era digital. “Transformasi pendidikan keagamaan tidak hanya soal tata kelola, tetapi juga bagaimana kita membangun pondasi nilai, tradisi, dan inovasi yang mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya dalam kesempatan diskusi komisi.
Dengan partisipasi aktif Direktur Pascasarjana UIN Surakarta, forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang memperkuat peran PTKIN sebagai pusat keilmuan, spiritualitas, dan inovasi dalam membangun masyarakat yang berdaya saing tinggi.