
PascasarjanaNews- Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menambah jajaran doktor dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Pada Rabu, 4 Februari 2026, diselenggarakan ujian terbuka promosi doktor ke-97 dengan promovendus Nurdin Urbayani.
Bertempat di Aula Lantai 1 Gedung A Kampus Pascasarjana Pakis, Klaten, sidang digelar dengan menerapkan protokol akademik yang ketat. Acara dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag. sebagai Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. Islah, M.Ag. bertindak sebagai Sekretaris Sidang (sekaligus Co-Promotor).
Nurdin Urbayani mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Perilaku Kerja Inovatif, Kompetensi, dan Persepsi atas Kompensasi terhadap Kinerja Profesional pada Guru di Yayasan Al Abidin Surakarta Tahun 2024.” Penelitian ini berangkat dari keprihatinan mendalam akan tuntutan peningkatan mutu pendidikan di era global.
Dalam latar belakang disertasinya, Nurdin mengungkapkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tuntutan abad ke-21 menempatkan guru sebagai aktor utama transformasi pendidikan. Peran guru tidak lagi sekadar sebagai penyampai materi, melainkan juga sebagai inovator pembelajaran, fasilitator, dan pembimbing karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi mendalam mengenai faktor-faktor yang dapat mendorong kinerja profesional mereka. Tim penguji sidang promosi doktor ini terdiri dari : Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed. (Penguji I), Prof. Dr. H. Sujito, M.Pd. (Penguji II), Prof. Dr. Drs. H. Giyoto, M.Hum. (Penguji III), Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd. (Penguji IV sekaligus Promotor), dan Prof. Dr. M. Usman, S.Ag., M.Ag. (Penguji V).

Sidang berlangsung khidmat dengan penyampaian presentasi oleh promovendus, diikuti sesi tanya jawab dan masukan kritis dari tim penguji. Kehadiran para guru dan pengurus Yayasan Al Abidin Surakarta sebagai objek penelitian turut memeriahkan acara.
Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd., selaku promotor, menyampaikan bahwa penelitian ini memiliki relevansi dan urgensi yang tinggi dengan kondisi pendidikan nasional. “Temuan dalam disertasi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengelola lembaga pendidikan, khususnya sekolah Islam, dalam merancang kebijakan yang mendorong perilaku inovatif, peningkatan kompetensi berkelanjutan, dan sistem kompensasi yang adil untuk memacu kinerja profesional guru,” paparnya.
Dengan diselenggarakannya ujian terbuka ini, Nurdin Urbayani berhasil menyelesaikan perjalanan panjang studi doktoralnya dan menambah khazanah keilmuan di bidang Manajemen Pendidikan Islam. Gelar doktor yang diperolehnya juga merupakan kontribusi nyata UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mencetak intelektual muslim yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini. (faa)
Ratusan Guru PAI SD di Wonogiri Antusias Ikuti Sosialisasi PMB Pascasarjana UIN Surakarta
5 hari yang lalu - Umum